Artikel Terbaru

Sunday, April 25, 2010

Cara Belajar Dasar Seni Peran Dalami Proses Teater ala Komunitas Teater Dupa Yogyakarta

Komunitas Teater Dupa Yogyateater, seni teater, teater dupa, teater yogyakarta, teater jogja, seni peran, komunitas seni, cara latihan, acting, olah vocal, laboratorium senikarta merupakan salah satu komunitas teater kampus di kota Jogja. Setelah melalui proses perjuangan panjang beberapa generasi Komunitas Teater Dupa di resmikan menjadi salah satu UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) di Universitas Cokroaminoto Yogyakarta pada tahun 2004, meski merupakan bagian dari UKM di UNCOK atau UCY tapi kelompok seni Teater Dupa tetap terbuka kepada siapapun untuk melakukan proses teater bersama, seperti komunitas teater lainnya, Teater Dupa juga sempat mengalami masalah dalam prosesnya, mulai dari masalah keterbatasan SDM, keterbatasan dana, keterbatasan wacana tentang seni teater, perbedaan sudut pandang di antara anggota, sampai krisis regenerasi dan masih banyak lagi masalah yang di alami oleh komunitas seni teater kampus ini.

Sekitar tahun 2006 Koteater, seni teater, teater dupa, teater yogyakarta, teater jogja, seni peran, komunitas seni, cara latihan, acting, olah vocal, laboratorium senimunitas Seni Teater Dupa nyaris bubar karena hanya tersisa 3 orang anggota yang masih minim ilmu tentang seni teater. Proses latihan teater juga sempat vakum kala itu. Hingga di suatu malam 3 orang anggota yang tersisa itu saling curhat tentang proses perjalanan hidup mereka, bukan hanya tentang proses teater. Kemudian mereka sepakat untuk menghidupkan Teater Dupa lagi meski terkesan nekad karena wacana seni teater mereka sangat minim apalagi wacana menejemen organisasi juga sangat terbatas kala itu. Ke-3 orang itu yang terdiri dari : Ade Irma, Holil dan Fani (sekarang Fani sibuk mencari sesuap nasi melalui blog yang di kalangan blogger di kenal dengan nama Bang Fani)

Sambil menata kembali menejemen di komunitas seni Teater Dupa, mereka menyebar ke beberapa komunitas seni teater lainnya di Yogyakarta untuk mencari ilmu tentang dasar seni teater, tidak hanya pada komunitas teater kampus tapi juga ke beberapa kelompok teater umum di Jogja kala itu. Meski menyebar mereka bertiga juga tetap melakukan proses latihan sendiri di Teater Dupa baik di area kampus maupun pelatihan alam, karena mereka sepakat bahwa komunitas teater dupa merupakan laboratorium untuk proses kehidupan ini, tidak hanya terbatas sebagai laboratorium tentang pentas, acting, keaktoran, seni peran atau seni drama, tari dan musik. Yang menarik dari laboratorium Teater Dupa adalah mereka kerap kali melakukan percobaan dan penelitian tentang metode latihan teater layaknya ilmuwan kimia atau fisika seperti Albert Einstein. Sehingga mereka sering menemui ilmu-ilmu seni yang baru mereka temui dalam eksperimen di laboratorium seni Teater Dupa Yogyakarta maupun pada saat workshop yang di gelar.

Terkadang para pendateater, seni teater, teater dupa, teater yogyakarta, teater jogja, seni peran, komunitas seni, cara latihan, acting, olah vocal, laboratorium senihulu dan alumni teater dupa juga berkunjung untuk transformasi ilmu teater, sehingga para anggota di komunitas teater ini kini mendapat ilmu yang beragam karena mendapat ilmu dari hasil transformasi para senior dan mendapat ilmu dari hasil eksperimen mereka sendiri. Komunitas Teater Dupa juga kerap mengkombinasikan berbagai disiplin keilmuan untuk proses teater mereka karena dengan semakin bertambah anggota di setiap periode maka tiap anggota memiliki latar belakang disiplin ilmu yang berbeda pula. Saat ini Teater Dupa Yogyakarta sedang dalam proses persiapan beberapa pentas teater.